Proses Cara daftar BPJS kesehatan

bpjs-kesehatan 10/03/2020 08:01 0
Proses Cara daftar BPJS kesehatan


 Daftar BPJS kesehatan mu sekarang buat Kartu BPJS sebelum sakit , wacana ini  bukan sekedar wacana di mana kesehatan itu mahal , harga obat sekarang mahal ,  pengobatan dimana mana mahal dan kesehatan adalah aset paling berharga di dalam kehidupan kita.

Di Indonesia untuk fasilitas kesehatan masih di bilang masih jauh dengan fasilitas kesehatan di luar negeri , selain itu biaya kesehatan memang tidak bisa di anggap murah , alat kesehatan semakin lama semakin di percanggih sehingga biaya emakin meningkat . 

Apa yang akan kita lakukan di saat kita sakit , biaya untuk bayar obat dan fasilitas rawat inap kita pas pasan , sehingga kita akan putus asa sehingga saya bisa bilang untuk biaya mendadak maka kita tidak bisa meminta tolong kepada tetangga sebelah , bisa bisa mereka jarang yang mau membantu kita di dalam keadaan sakit dan susah.

Saat ini  Selain asuransi kesehatan, salah satu upaya dan usaha pemerintah Indonesia untuk memperbaiki kesehatan di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara resmi didirikan pada 1 Januari 2014 setelah sebelumnya bernama Askes (Asuransi kesehatan). BPJS Kesehatan didirikan oleh pemerintah bersamaan dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyedia layanan jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ada untuk bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan jaminan sosial terkait kesehatan dan ketenagakerjaan. Khusus untuk BPJS Kesehatan, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak tahu mendaftarnya. 

Seperti layaknya asuransi, cara daftar BPJS Kesehatan ini ada 2 pilihan, yaitu secara offline dan online.


Berikut cara daftar jadi peserta BPJS Kesehatan. 


  • Formulir registrasi badan usaha atau badan hukum lainnya
  • Data migrasi karyawan dan anggota keluarganya sesuai format yang ditentukan oleh BPJS Kesehatan
  • Perusahaan atau badan usaha menerima nomor Virtual Account (VA) untuk dilakukan pembayaran ke bank yang telah bekerja sama, yakni BRI, BNI, dan Bank Mandiri
  • Bukti pembayaran iuran diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk dicetakkan kartu JKN atau mencetak e-ID secara mandiri oleh perusahaan atau badan usaha.

3. Pendaftaran Bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja 


Pendaftaran PBPU dan Bukan Pekerja


a. Calon peserta mendaftar secara perorangan di kantor BPJS Kesehatan


b. Mendaftarkan seluruh anggota keluarga yang ada di Kartu Keluarga


c. Mengisi formulir Daftar Isian Peserta (DIP) dengan melampirkan:


  1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  2. Fotokopi KTP/Paspor, masing-masing 1 lembar
  3. Fotokopi buku tabungan salah satu peserta yang ada di dalam KK
  4. Pasfoto 3x4, masing-masing sebanyak 1 lembar.

d. Setelah mendaftar, calon peserta memperoleh nomor Virtual Account (VA)


e. Melakukan pembayaran iuran ke bank yang bekerja sama, yakni BRI, BNI, dan Bank Mandiri


f. Bukti pembayaran iuran diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk dicetakkan kartu JKN 


Pendaftaran selain di Kantor BPJS Kesehatan, dapat melalui website BPJS Kesehatan di sini.

4. Pendaftaran Bukan Pekerja melalui Entitas Berbadan Hukum (Pensiunan BUMN/BUMD)


Proses pendaftaran pensiunan yang dana pensiunnya dikelola oleh entitas berbadan hukum dapat didaftarkan secara kolektif melalui entitas berbadan hukum, yaitu dengan mengisi formulir registrasi dan formulir migrasi data peserta.

Lanjutkan baca Cara Daftar BPJS Kesehatan Secara Langsung (Offline)

0 Komentar

Hanya member yang diijinkan mengirim komentar baru
Belum ada komentar

Social Links